Kamis, 11 Juli 2013

Butuh 3 Menit Untuk Membuat Blog, Sangat Mudah...!!!

Dari banyaknya yang memiliki blog, mungkin anda pun juga ingin memiliki sebuah blog agar bisa menyalurkan tulisan yang anda buat sehingga bisa dilihat oleh orang banyak. Cara membuat blog bisa dibilang ada yang mudah dan ada juga yang cukup sulit, itu semua bisa dilihat dari dimana kita akan membuat blog. Jika ingin memulai membuat blog yang mudah kita bisa menggunakan jasa blog gratisan, penyedianya cukup banyak, salah satunya adalah Blogger. Bagaimana cara membuat blog di blogger? Tenang saja karena hari ini kami akan memberikan informasi tentang cara membuat blog gratis dan mudah di blogger.

Hal pertama yang harus kita miliki saat membuat blog adalah memiliki akun email dari Gmail, karena gmail dan Blogger saling berkaitan. Setelah kita memiliki atau membuat akun email di Gmail tersebut, untuk membuat account gmail.com silahkan klik disini.  setelah account gmail udh di buat kita langsung menuju situs www.blogger.com, dan halaman blogger yang kita kunjungi akan tampak seperti gambar di bawah ini.

Setelah itu untuk memudahkan langkah kita selanjutnya dalam cara membuat blog, kita lihat di sisi kanan bawah, dan ubah bahasa menjadi ke bahasa Indonesia. Setelah selesai baru kita masuk dan login untuk mengikuti langkah selanjutnya. Lalu selanjutnya anda akan melihat profil yang anda miliki, kemudian klik Lanjutkan agar bisa masuk membuat blog baru.


Setalah langkah diatas maka akan muncul halaman seperti gambar di bawah ini. Cara membuat blog berlanjut, anda hanya tinggal langsung mengklik Blog Baru.


Kemudian setelah anda mengklik blog baru, maka gambar seperti di bawah ini akan muncul. 


Pada gambar di atas anda semua harus mengisi setiap kolom,kolom Judul diisi dengan nama blog yang ingin anda buat, kemudian kolom Alamat diisi untuk mengisi alamat dari blog yang akan anda buat, namun sebelumnya akan di cek ketersediaan dari nama yang akan anda buat. Di kolom Template terdapat banyak gambar template dan anda harus memilihnya satu, lalu terakhir anda hanya tinggal mengklik tombol buat blog. Setelah langkah di atas terselesaikan, maka cara membuat blog baru anda berlanjut dan akan muncul gambar seperti di bawah ini.



Disana terdapat tulisan "blog anda telah dibuat!" lalu untuk memulai tulisan pertama, anda hanya tinggal mengklik "mulai mengeposkan", dan akan muncul gambar seperti di bawah ini.




Gambar di atas merupakan tempat menulis untuk tulisan yang akan anda buat sehingga dapat di posting di blog yang anda miliki. Lembar kerjanya hampir menyerupai Ms Word. Setelah anda membuat tulisan anda hanya tinggal mempostingnya, dan mungkin tulisan yang anda buat akan dilihat oleh banyak pengunjung internet.

Jangan Lupa KomentarNya Gan...!!!


Dikutif : http://ngulas.blogspot.com

Rabu, 19 Juni 2013

Cara Membuat Fans Page pada Facebook

Fans page facebook merupakan merupakan tempat yang tepat untuk mempromosikan bisnis, blog, produk, menciptakan dan mengembangkan sebuah brand, dll. Intinya Anda dapat menggunakan fans page guna membangun kepercayaan serta mempermudah interaksi terhadap audience Anda atau konsumen Anda. Dan artikel berikut akan menjelaskan tentang langkah mudah cara membuat fans page di facebook.

Kenapa harus menggunakan fans page? apakan tidak cukup dengan menggunakan akun facebook pribadi biasa? Sebenarnya tidak masalah Anda gunakan akun facebook pribadi Anda sebagai media promosi bisnis, blog, produk, brand, dll. Akan tetapi Anda tidak akan tahu minat apakah orang yang menjadi teman Anda di facebook benar-benar tertarik dengan apa yang Anda promosikan. Yang intinya Anda tidak akan mendapatkan target promosi yang benar-benar tertarget. Hal ini tentu beda jika Anda menggunakan fans page, di mana orang yang bergabung dengan fans page Anda bukanlah semata-mata orang yang Anda undang untuk bergabung, akan tetapi sebagian besar merupakan orang-orang yang awalnya tertarik dengan apa yang Anda promosikan di fans page Anda.
Cara Membuat Fans Page

1. Pertama-tama Anda harus login terlebih dahulu ke akun facebook Anda atau dengan kata lain Anda harus memiliki akun facebook terlebih dahulu.

2. Buat fans page Anda dengan melalui link berikut http://www.facebook.com/pages/create.php.

Tentukan kategori untuk fans page Anda, tergantung apa yang akan Anda bangun atau promosikan di fans page tersebut. Setelah Anda pilih salah satu pilihan kategori utamanya, akan muncul meu drop down untuk pilihan sub kategori yang paling relevan. Jika Anda membuat fans page untuk membangun beand toko online atau menjual produk, Anda dapat memilih kategori utamanya "Brand or Product", lalu pilih sub kategori yang paling relevan dengan toko online atau produk Anda.

3. Lengkapi profil fans page Anda
Legkapi profil fans page Anda sesuai dengan maksud dan tujuan Anda membuat fans page tersebut. Jika untuk menjaring konsumen untuk toko online Anda, makan lengkapi profil toko online Anda dengan lengkap agar orang akan lebih mengerti tujuan serta masud dari fans page Anda.

4. Desain fans page Anda
Untuk lebih memperindah tampilannya, upload profil picture dan perindah time line nya (caranya sama dengan mengupload profil picture dan membuat time line di profil facebook Anda. Usahakan gunakan foto yang relefan atau yang merepresentasikan produk, bisnis atau blog Anda.

5. Publish
Terakhir tinggal publish face page yang telah Anda buat.

Cara Menonaktifkan Akun Facebook Sementara dan Permanen


 Perlu kalian ketahui ada 2 cara untuk menonaktifkan facebook diantaranya dengan menonaktifkan facebook sementara atau menonaktifkannya secara permanen. untuk itu ada beberapa langkah yang cukup mudah untuk kalian ikuti, berikut ini silahkan disimak langkah langkah cara menonaktifkan facebook.
Cara Menonaktifkan Akun Facebook :



Cara Menonaktifkan Akun Facebook Sementara
1. Pertama login dulu ke akun facebook kalian.
2. Silahkan menuju halaman penonaktifan facebook dengan cara klik Link ini https://www.facebook.com/deactivate.php.
3. Setelah halaman penonaktifan yang kalian klik pada point ke 2 terbuka, disitu ada pertanyaan tentang alasan kalian menutup akun facebook, Langsung isikan alasan kalian.
4. Kemudian klik nonaktifkan pada bagian bawah serta masukkan password kalian dan konfirmasi.
5. Dengan cara ini secara otomatis akun kalian tidak akan aktif sampai kalian login kembali.
cara ini cukup mudah dan aman. Ketika kalian menonaktifkan akun facebook kalian, teman-teman kalian tidak dapat mengakses profil facebook anda. dan suatu saat ketika kalian ingin menggunakan facebook kalian tidak perlu membuat akun baru, kalian hanya perlu login kembali.

Cara Menonkatifkan Akun Facebook Permanen
1. Langkah pertama yang bisa kalian lakukan adalah, kirimkan email permohonan untuk menutup akun facebook ke alamat privacy@facebook.com atau support@facebook.com atau info@facebook.com
2. Tunggu beberapa hari sampai kalian mendapat respon (Balasan email) dari facebook.
3. Jika kalian sudah mendapatkan respon dari facebook, jika kalian yakin ingin menonaktifkan facebook yang perlu kalian lakukan adalah jangan login ke akun facebook kalian selama 14 hari. Namun jika anda berubah pikiran, kalian dapat membatalkannya dengan login ke akun kalian sebelum 14 hari.

Nah diatas adalah cara menonaktifkan facebook, untuk menonaktifkannya secara permanen kalian harus menunggu beberapa waktu. dan ada baiknya menonaktifkan secara sementar saja siapa tahu suatu saat kalian ingin menggunakannya kembali. semoga bermanfaat, Salam.
Dikutif dari : http://famiblasting.blogspot.com

Senin, 03 Juni 2013

Menyelesaikan Metode Poligon dan Heun dengan Matlab

Contoh Soal :
dy/dx= x√y , y(0) = 1 ,   x = 0 sampai x = 2 , dengan interval  ∆x=0,5

a.    Poligon

clear;
clc
disp('=====================================');
disp('dy/dx = x*y^0.5');
disp('y0=1, dx=0.5, x=[0-2]');
disp('=====================================');
a=input('Masukkan nilai a  : ');
b=input('Masukkan nilai b  : ');

ye(1)=1;
y(1)=1;
dx=0.5;
x1=0;
n=(b-a)/dx;
fprintf('\nJumlah n = %f\n', n);
fprintf('Nilai dx = %f\n\n', dx);

disp('====================================================');
disp('|  i  |   X[i]   |   YE[i]   |    Y[i]   |    E    |');
disp('====================================================');
fprintf('|%3d  |%8.3f  |%8.3f   |%8.3f   |\n', 1, x1, ye(1), y(1));
for i=1 : n;
    x=(i-1)*dx;
    x1=x+dx;
    x2=x+dx/2;
    ye(i+1)=((y(i)^2)/2)*(x1^3)/3-(y(i)^2)/2;
    fx= x * ye(i)^0.5;
    y1(i+1)=y(i)+fx*dx/2;
    fx1= x2 * y1(i)^0.5;
    y(i+1)=y(i)+fx1*dx;
    e=((y(i+1)-ye(i+1))/ye(i+1))*100;
    fprintf('|%3d  |%8.3f  |%8.3f   |%8.3f   |%8.3f |\n', i+1, x1, ye(i+1), y(i+1), e);
end
disp('====================================================');


b.    Heun

clear;
clc
disp('=====================================');
disp('dy/dx = x + y');
disp('y0=1, dx=0.025, y(0,1)');
disp('=====================================');
a=input('Masukkan nilai a  : ');
b=input('Masukkan nilai b  : ');

ye(1)=1;
y(1)=1;
dx=0.025;
x1=0;
n=(b-a)/dx;
fprintf('\nJumlah n = %f\n', n);
fprintf('Nilai dx = %f\n\n', dx);

disp('====================================================');
disp('|  i  |   X[i]   |   YE[i]   |    Y[i]   |    E    |');
disp('====================================================');
fprintf('|%3d  |%8.3f  |%8.3f   |%8.3f   |\n', 1, x1, ye(1), y(1));
for i=1 : n;
    x=(i-1)*dx;
    x1=x+dx;
    ye(i+1)=((y(i)^2)/2)*(x1^3)/3-(y(i)^2)/2;
    fx= x + ye(i);
    y1(i+1)=y(i)+fx*dx;
    fx1= x1 + y1(i);
    fxr=(fx+fx1)/2;
    y(i+1)=y(i)+fxr*dx;
    e=((y(i+1)-ye(i+1))/ye(i+1))*100;
    fprintf('|%3d  |%8.3f  |%8.3f   |%8.3f   |%8.3f |\n', i+1, x1, ye(i+1), y(i+1), e);
end
disp('====================================================');


Contoh Soal :
 dy/dx=x+y , y(0) = 1 , hitung y(0,1) , dengan interval  ∆x=0,025
  
a. Poligon
clear;
clc
disp('=====================================');
disp('dy/dx = x + y');
disp('y0=1, dx=0.025, y(0,1)');
disp('=====================================');
a=input('Masukkan nilai a  : ');
b=input('Masukkan nilai b  : ');

ye(1)=1;
y(1)=1;
dx=0.025;
x1=0;
n=(b-a)/dx;
fprintf('\nJumlah n = %f\n', n);
fprintf('Nilai dx = %f\n\n', dx);

disp('====================================================');
disp('|  i  |   X[i]   |   YE[i]   |    Y[i]   |    E    |');
disp('====================================================');
fprintf('|%3d  |%8.3f  |%8.3f   |%8.3f   |\n', 1, x1, ye(1), y(1));
for i=1 : n;
    x=(i-1)*dx;
    x1=x+dx;
    x2=x+dx/2;
    ye(i+1)=((y(i)^2)/2)*(x1^3)/3-(y(i)^2)/2;
    fx= x + ye(i);
    y1(i+1)=y(i)+fx*dx/2;
    fx1= x2 + y1(i);
    y(i+1)=y(i)+fx1*dx;
    e=((y(i+1)-ye(i+1))/ye(i+1))*100;
    fprintf('|%3d  |%8.3f  |%8.3f   |%8.3f   |%8.3f |\n', i+1, x1, ye(i+1), y(i+1), e);
end
disp('====================================================');

b.    Heun
clear;
clc
disp('=====================================');
disp('dy/dx = x + y');
disp('y0=1, dx=0.025, y(0,1)');
disp('=====================================');
a=input('Masukkan nilai a  : ');
b=input('Masukkan nilai b  : ');

ye(1)=1;
y(1)=1;
dx=0.025;
x1=0;
n=(b-a)/dx;
fprintf('\nJumlah n = %f\n', n);
fprintf('Nilai dx = %f\n\n', dx);

disp('====================================================');
disp('|  i  |   X[i]   |   YE[i]   |    Y[i]   |    E    |');
disp('====================================================');
fprintf('|%3d  |%8.3f  |%8.3f   |%8.3f   |\n', 1, x1, ye(1), y(1));
for i=1 : n;
    x=(i-1)*dx;
    x1=x+dx;
    ye(i+1)=((y(i)^2)/2)*(x1^3)/3-(y(i)^2)/2;
    fx= x + ye(i);
    y1(i+1)=y(i)+fx*dx;
    fx1= x1 + y1(i);
    fxr=(fx+fx1)/2;
    y(i+1)=y(i)+fxr*dx;
    e=((y(i+1)-ye(i+1))/ye(i+1))*100;
    fprintf('|%3d  |%8.3f  |%8.3f   |%8.3f   |%8.3f |\n', i+1, x1, ye(i+1), y(i+1), e);
end
disp('====================================================');




Contoh Soal :

dy/dx=x+y+xy , y(0) = 1 , hitung y(0,1) , dengan interval  ∆x=0,025


a.    Metode Poligon
clear;
clc
disp('=====================================');
disp('dy/dx = x + y + xy');
disp('y0=1, dx=0.025, y(0,1)');
disp('=====================================');
a=input('Masukkan nilai a  : ');
b=input('Masukkan nilai b  : ');

ye(1)=1;
y(1)=1;
dx=0.025;
x1=0;
n=(b-a)/dx;
fprintf('\nJumlah n = %f\n', n);
fprintf('Nilai dx = %f\n\n', dx);

disp('====================================================');
disp('|  i  |   X[i]   |   YE[i]   |    Y[i]   |    E    |');
disp('====================================================');
fprintf('|%3d  |%8.3f  |%8.3f   |%8.3f   |\n', 1, x1, ye(1), y(1));
for i=1 : n;
    x=(i-1)*dx;
    x1=x+dx;
    x2=x+dx/2;
    ye(i+1)=((y(i)^2)/2)*(x1^3)/3-(y(i)^2)/2;
    fx= x + ye(i) + x*ye(i);
    y1(i+1)=y(i)+fx*dx/2;
    fx1= x2 + y1(i) + x2 * y1(i);
    y(i+1)=y(i)+fx1*dx;
    e=((y(i+1)-ye(i+1))/ye(i+1))*100;
    fprintf('|%3d  |%8.3f  |%8.3f   |%8.3f   |%8.3f |\n', i+1, x1, ye(i+1), y(i+1), e);
end
disp('====================================================');


b.    Heun
clear;
clc
disp('=====================================');
disp('dy/dx = x + y + xy');
disp('y0=1, dx=0.025, y(0,1)');
disp('=====================================');
a=input('Masukkan nilai a  : ');
b=input('Masukkan nilai b  : ');

ye(1)=1;
y(1)=1;
dx=0.025;
x1=0;
n=(b-a)/dx;
fprintf('\nJumlah n = %f\n', n);
fprintf('Nilai dx = %f\n\n', dx);

disp('====================================================');
disp('|  i  |   X[i]   |   YE[i]   |    Y[i]   |    E    |');
disp('====================================================');
fprintf('|%3d  |%8.3f  |%8.3f   |%8.3f   |\n', 1, x1, ye(1), y(1));
for i=1 : n;
    x=(i-1)*dx;
    x1=x+dx;
    ye(i+1)=((y(i)^2)/2)*(x1^3)/3-(y(i)^2)/2;
    fx= x + ye(i) + x*ye(i);
    y1(i+1)=y(i)+fx*dx;
    fx1= x1 + y1(i) + x1 * y1(i);
    fxr=(fx+fx1)/2;
    y(i+1)=y(i)+fxr*dx;
    e=((y(i+1)-ye(i+1))/ye(i+1))*100;
    fprintf('|%3d  |%8.3f  |%8.3f   |%8.3f   |%8.3f |\n', i+1, x1, ye(i+1), y(i+1), e);
end
disp('====================================================');



Contoh Soal :
    dy/dx=yx^2-y , y(0) = 1 , x = 0 sampai x = 2, dengan interval  ∆x=0,5

(NB : yx^ = yx pangkat 2)

a.    Poligon
clear;
clc
disp('=====================================');
disp('dy/dx = yx^2 - y');
disp('y0=1, dx=0.5, x=[0-2]');
disp('=====================================');
a=input('Masukkan nilai a  : ');
b=input('Masukkan nilai b  : ');

ye(1)=1;
y(1)=1;
dx=0.5;
x1=0;
n=(b-a)/dx;
fprintf('\nJumlah n = %f\n', n);
fprintf('Nilai dx = %f\n\n', dx);

disp('====================================================');
disp('|  i  |   X[i]   |   YE[i]   |    Y[i]   |    E    |');
disp('====================================================');
fprintf('|%3d  |%8.3f  |%8.3f   |%8.3f   |\n', 1, x1, ye(1), y(1));
for i=1 : n;
    x=(i-1)*dx;
    x1=x+dx;
    x2=x+dx/2;
    ye(i+1)=((y(i)^2)/2)*(x1^3)/3-(y(i)^2)/2;
    fx= ye(i)*x^2 - ye(i);
    y1(i+1)=y(i)+fx*dx/2;
    fx1= y1(i) * x2^2 - y1(i);
    y(i+1)=y(i)+fx1*dx;
    e=((y(i+1)-ye(i+1))/ye(i+1))*100;
    fprintf('|%3d  |%8.3f  |%8.3f   |%8.3f   |%8.3f |\n', i+1, x1, ye(i+1), y(i+1), e);
end
disp('====================================================');


b.    Heun
clear;
clc
disp('=====================================');
disp('dy/dx = yx^2-y');
disp('y0=1, dx=0.5, interval=[0-2]');
disp('=====================================');
a=input('Masukkan nilai a  : ');
b=input('Masukkan nilai b  : ');

ye(1)=1;
y(1)=1;
dx=0.5;
x1=0;
n=(b-a)/dx;
fprintf('\nJumlah n = %f\n', n);
fprintf('Nilai dx = %f\n\n', dx);

disp('====================================================');
disp('|  i  |   X[i]   |   YE[i]   |    Y[i]   |    E    |');
disp('====================================================');
fprintf('|%3d  |%8.3f  |%8.3f   |%8.3f   |\n', 1, x1, ye(1), y(1));
for i=1 : n;
    x=(i-1)*dx;
    x1=x+dx;
    ye(i+1)=((y(i)^2)/2)*(x1^3)/3-(y(i)^2)/2;
    fx= ye(i)*x^2 - ye(i);
    y1(i+1)=y(i)+fx*dx;
    fx1= y1(i)*x1^2 - y1(i);
    fxr=(fx+fx1)/2;
    y(i+1)=y(i)+fxr*dx;
    e=((y(i+1)-ye(i+1))/ye(i+1))*100;
    fprintf('|%3d  |%8.3f  |%8.3f   |%8.3f   |%8.3f |\n', i+1, x1, ye(i+1), y(i+1), e);
end
disp('====================================================');



Senin, 29 April 2013

Mengelolah Manajemen Sumber daya Data Informasi dan Teknologi

A.    MANAJER DAN TEKNOLOGI INFORMASI.
  • Banyak eksekutif sekarang memandang Teknologi Informasi sebagai teknologi enabling dalam mengelola proses cross-functional maupun interorganizational. 
  •  Teknologi informasi telah mengubah distribusi, hubungan, sumberdaya dan tanggung jawab manajer-manajer.
  • Teknologi Informasi telah menjadi enabling dalam perubahan organisasi maupun manajerial.
  • Teknologi Informasi menghilangkan layer-layer manajemen, memungkinkan bentuk-bentuk manajemen yang lebih kolaboratif.
  • Teknologi Informasi melengkapi manajer dengan informasi dan sumber daya computing.
  • Teknologi Informasi telah menghadapkan manajer-manajer kepada suatu tantangan manajemen sumberdaya informasi (Information Resource Management IRM).
Dengan demikian data/informasi, perangkat keras, piranti lunak, jaringan telekomunikasi dan personil sistem informasi harus dipandang sebagai sumberdaya yang harus dikelola oleh berbagai level manajemen sehingga penggunaan Teknologi Informasi dapat efektif untuk keuntungan operasional dan strategis dari suatu bisnis.

B.    PERFORMANSI SISTEM INFORMASI
  •  Kenyataan menunjukkan sistem informasi tidak dimanfaatkan secara efektif dan oleh banyak organisasi: hanya dipakai untuk proses bisnis tradisional.
  • Sistem Informasi tidak dimanfaatkan secara efisien: response time rendah, sering down, sistem tidak   kompatibel, data tidak terintegrasi, dll.
  • Teknologi Informasi tidak digunakan secara ekonomis: biaya Teknologi Informasi sering meningkat dengan cepat.
  • Pengalaman menunjukkan bahwa unsur dasar dari performansi sistem informasi yang manajemen yang ekstensif dan sungguh-sungguh serta melibatkan user dalam pengontrolan teknologi informasi.
  • Dengan demikian para manajer dapat menjadi anggota komite pengarah eksekutif dan menciptakan satu fungsi manajemen sistem informasi didalam unit-unit bisnisnya masing-masing.

  • Beberapa alasan kegagalan Teknologi Informasi dalam mendukung sasaran bisnis:
1.    Rendahnya prioritas usaha Teknologi Informasi
2.    Kurangnya hubungan pribadi antara orang sistem informasi dan orang non sistem informasi.
3.    Tidak fahamnya orang sistem akan lingkungan bisnis
4.    Gagalnya sistem informasi memenuhi komitmennya
5.    Tidak dipandangnya sistem informasi sebagai sumber daya kritikal oleh orang non sistem informasi.
6.    Gagalnya sistem informasi mencapai sasaran kunci
7.    Rendahnya kepemimpinan sistem informasi

C. KETERLIBATAN MANAJEMEN DALAM PENGELOLAAN SISTEM INFORMASI.
  • KOMITE EKSEKUTIF TI = Top manajemen mengelola perencanaan jangka panjang
  • KOMITE PENGARAH MANAJEMEN = Manajer unit bisnis melihat dan mengevaluasi kemajuan proyek-proyek pengembangan sistem
  • MANAJEMEN TI END USER = Manajemen TI di dalam unit bisnis dan workgroups, termasuk partisipasi dalam pengembangan SI kunci
D.    MANAJEMEN SUMBER DAYA INFORMASI.
  • Manajemen sumberdaya informasi adalah konsep yang memandang data/informasi, hardware, software, networks dan personel sebagai sumber daya organisasi yang harus dikelola secara efisien, ekonomis dan efektif untuk keuntungan organisasi.
  • Manajemen sumberdaya informasi terdiri dari:
  1. Manajemen strategis: pemanfaatan teknologi informasi untuk keunggulan strategis.
  2. Manajemen operasional: pengelompokan aktivitas layanan informasi seperti pengembangan  sistem, operasi, dll.
  3. Manajemen sumberdaya: Teknologi informasi dikelola seperti asset lainnya.
  4. Manajemen teknologi: mengikuti perkembangan teknologi
  5. Manajemen terdistribusi: Pengelolaan teknologi informasi menjadi tanggung jawab semua pimpinan pada semua level.

D.    MANAJEMEN STRATEGIS

  • Teknologi informasi dikelola untuk dapat berkontribusi pada tujuan strategis dan keunggulan kompetitif perusahaan.
  •  Chief Information Officer (CIO) adalah suatu posisi manajemen senior yang mengawasi semua teknologi informasi perusahaan yang dipusatkan pada perencanaan sistem informasi dan strategi jangka panjang.
  • CIO tidak langsung melaksanakan layanan informasi harian.
  • Perencanaan strategis sistem informasi bertujuan untuk:
  1. Menyesuaikan teknologi informasi dengan visi dan sasaran bisnis.
  2.  Memperoleh keunggulan kompetitif
  3. Mengelola sumberdaya
  4. Merancang arsitektur teknologi informasi organisasi:
-    Flatform teknologi
-    Sumberdaya data
-    Porfolio aplikasi
-    Organisasi Teknologi Informasi

E.    MANAJEMEN OPERASIONAL.

  • Didalam kebanyakan perusahaan besar fungsi sistem informasi diorganisasikan ke dalam satu departemen atau divisi khusus.
  •  Nama divisi beragam-ragam antara lain divisi: layanan informasi, layanan komputer, pengolahan data, pengolahan data elektronik, sistem informasi manajemen dan manajemen sumberdaya informasi.
  • Sentralisasi vs desentralisasi
  • Mengikuti perubahan ‘trend’
  • Mengelola pengembangan sistem
  • Mengelola operasional sistem informasi
  • Divisi layanan informasi dapat mencakup:
1.    pengembangan sistem
2.    operasi
3.    layanan teknis

F.    MANAJEMEN SUMBERDAYA

  • Sumber daya informasi harus dianggap sama dengan asset lainnya yang harus dikelola
  •  Sumberdaya informasi mencakup:
1.    Sumber Daya Manusia
a.    End User
b.    Spesialis Sistem Informasi

2.    Sumber Daya Hardware
a.    Sistem Komputer
b..    Periperal

3.    Sumber Daya Software
a.    Software Sistem
b.    Softrware Aplikasi
c.      Prosedur

4.    Sumber daya Data
a.    data base
b.    basis pengetahuan

5.    Sumber daya network
a.    Media Komunikasi
b.    Network  Support
  • Sumber daya informasi harus dikelola oleh berbagai tingkatan manajemen
  •  Karir dalam bidang sistem informasi:
1.    Top management:
-    CIO/VP IS
-    Director, IS
-    Director, IS development
-    Director, IS operation

2.    Network
-    Director, network
-    Telecommunication manager
-    Network administrator
-    LAN manager

3.    System development
-    project manajer
-    Senior system analyst
-    Database manager
-    Database analyst

4.    E-commerce & web support
-    E-commerce manager
-    Internet strategy dircetor
-    Manager of internet/intranet technologgy
-    Webmaster/web designer

G.    MANAJEMEN TEKNOLOGI.

  • Falsafah manajemen sumberdaya informasi menekankan bahwa semua teknologi yang mengolah, menyimpan dan menghasilkan data dan informasi harus dikelola sebagai sistem-sistem yang terintegrasi dari sumberdaya organisasi.
  •  Teknologi tersebut mencakup:
1.    Internet dan intranet
2.    Electronic commerce dan collaborative systems
3.    Segala bentuk pengolahan informasi berbasis komputer baik yang tradisionil maupun yang modern
  • Manajemen teknologi mencakup:
1.    Manajemen jaringan
2.    Manajemen teknologi maju

H.    MANAJEMEN TERDISTRIBUSI

  • Tanggung-jawab pengelolaan teknologi informasi semakin berkembang keaarah pendistribusian tanggung jawab kepada para manajer pada semua level dan fungsi di dalam suatu organisasi.
  • Manajemen sumberdaya informasi tidak hanya menjadi tanggung jawab CIO, tetapi juga smeua pimpinan.
  • Mengelola End-user computing
  • Mengelola akses internet
  • Pentingnya standarisasi teknologi informasi:
1.    Mengurangi biaya dukungan
2.    Mengurangi kompleksitas
3.    Portabilitas ekspertis
4.    Interoperabilitas
5.    Diskon volume
6.    Mengurangi biaya training
7.    Sharing informasi